Rabu, 28 Oktober 2015

TUGAS ETIKA BISNIS




PENDAHULUAN

Membuka usaha memang menjadi impian banyak orang, sebab banyak sekali keuntungan yang bisa kita dapatkan dari situ. Selain bisa menjadi bos dari diri sendiri, jam kerja bisa diatur dengan fleksibel juga potensi penghasilan yang bisa lebih besar dibandingkan bekerja sebagai karyawan. Selain itu dengan membuka usaha sendiri kita tidak hanya membantu diri kita tetapi juga membantu orang lain dengan memberi kesempatan mereka bekerja pada usaha kita. Karena itu saya turut mendukung niat Anda untuk membuka usaha.

Adapun bidang usaha yang penulis minati adalah usaha salon, dengan alasan kebutuhan akan jasa kecantikan ini tidak pernah habis. Terutama wanita yang sedari dulu sudah sangat sadar perlunya merawat kecantikan dari ujung kaki sampai ujung kepala. Wanita dulu biasa melakukan perawatan tubuhnya sendiri di rumah dengan ramuan kecantikan tradisional yang diolah sendiri. Jaman sekarang yang serba praktis ini, wanita tidak lagi membuat ramuan kecantikan sendiri namun bisa membelinya dalam kemasan siap pakai di toko-toko. Namun, walau banyak alternatif perawatan tubuh yang dapat dilakukan sendiri di rumah, namun beberapa hal tetap harus dibantu orang lain misalnya gunting rambut dan blow. Lagipula pada dasarnya wanita senang dimanjakan, sehingga walaupun bisa mencuci rambut sendiri, luluran, creambath, facial atau gunting kuku mereka tetap saja jika orang lain yang mengerjakannya. Layaknya putri raja yang dilayani para dayang, begitulah perasaan wanita di salon.

Wanita juga berharap penampilan menjadi lebih cantik dengan rambut yang tertata, baik cuma di-blow biasa, blow variasi , pengeritingan, rebonding atau disanggul, alis yang dibentuk bak bulan sabit, kuku tangan dan kaki yang lentik dan berkilat, semua hal tersebut membutuhkan jasa salon sebab sulit dilakukan sendiri. Datang ke salon juga menjadi lebih menyenangkan sebab jasa perawatan kecantikannya semakin variatif misalnya pelangsingan, pemutihan kulit, bahkan perawatan kesehatan seperti refleksi kaki dan back therapy juga ditawarkan. Jasa salon sudah menjadi bagian hidup wanita, ibaratnya tidak mungkin wanita tidak ke salon. Bahkan cewek paling tomboy sekalipun memotong rambutnya di salon bukan?

Bukan hanya wanita, namun pria juga tidak mau ketinggalan. Buat pria yang peduli dengan penampilannya maka sekedar gunting rambut dan pijat saja tidak cukup. Pria saat ini juga ingin punya penampilan bak model dan peragawan . Tampil dengan kulit wajah yang halus, kulit tubuh yang lebih terawat, tidak terlalu banyak bulu, kuku yang rapi, juga gaya rambut ala "Tao Ming Tse”. Tren pria metro seksual memang "menjadi pemicu meningkatnya jumlah pria yang datang ke salon.

Keseluruhan pengeluaran peralatan dan perlenglapan adalah Rp. 3.500.000, dan sisanya akan diunakan untuk biaya oprasional yang dipastikan akan memerlukan biaya yang tidak sedikit. Modal yang dipunya ini sangat sedikit, namun dengan uang hanya bermodal Rp. 7.000.000,- bisa mendirikan usaha salon sederhana, untuk pembesaran usaha adalah proses dari kehidupan usaha salon kecantikan ini.

Usaha ini didirikan dikawasan kota yang letaknya tidak jauh dari perumahan masyarakat dengan maksud mempermudah membangun  komunikasi dan proses pemasarannya, gedung dan tanah yang disewa dengan harga Rp250.000 / bulan, dengan biaya sewa air dan listrik sendiri, karena latar belakang usaha ini adalah memberikan pelayanan berupa periasan dan hal lain yang berkaitan dengan kecantikan.

kegiatan oprasional atau produksi Usaha ini dilakukan ditempat sendiri yang dapat ngontrak, dimulai dari persiapan pekerjaan, menyiapkan alat-alat make up salon, dan perawatan lainnya, pemotongan rambut dngan gunting dll.

Selanjutnya karyawan akan standbay menunggu pelanggan, jika ada pelanggan lalu ditawarkan jasa pelayana yang kami sediakan untuk kemudian dikerjakan.

Proses pekerjaannya sendiri dilakukan oleh 2 orang karyawan yang dipekerjakan secara bersamaan, dengan dengan melayani 1 orang pelanggan oleh 1 orang, adapun jasa pelayanan yang kami sediakan adalah  :

Gunting cuci blow : Rp. 20.000,- _Rp. 30.000,-

Creambath buah : Rp. 20.000,-

Hair Energy : Rp.30.000,- _ Rp. 40.000,-

Hair Aroma therapy (anti stress) : Rp. 40.000,- _ Rp.50.000,-

Bonacure hair therapy : Rp.100.000,-

Clinical hair treatment : Rp. 60.000,- _ Rp. 80.000,-

cat Uban : Rp. 50.000,- _ Rp. 80.000,-

Rebonding : Rp. 120.000,-

perming : Rp. 60.000,- _ Rp. 120.000,-

make Up : Rp. 50.000,- _ Rp. 300.000,-

Sanggul : Rp. 30.000,-

Hair do : Rp. 30.000,-

body scrub : Rp. 60.000,-

Ficial Scrub : Rp. 20.000,-

Pedicure : Rp. 30.000,-

Refleksi : Rp. 30.000,-              


Potong Rambut : Rp. 15.000,-

TEORI

DEFINISI

Utilitarianisme merupakan sebuah faham yang memperjuangkan prinsip utility. Prinsip utility (usefulness/kemanfaatan) secara umum adalah sebuah tindakan dianggap benar jika menghasilkan lebih banyak kebahagiaan daripada tindakan lain, dan tindakan dianggap salah jika tidak demikian. Tujuan filsafat moral dan politik utilitarianisme klasik untuk memaksimalkan utility dan beberapa ajaran utilitarianisme menjadi standar ajaran (prinsip-prinsip) utilitarianisme penganut utilitarianisme hingga saat ini. Namun yang mengalami perkembangan dari ajaran utilitarianisme adalah salah satunya mengenai utility. Sudah disinggung di atas, definisi utility utilitarianisme klasik terkesan hedonistik. Memenuhi prinsip utility artinya memaksimalkan happiness atau pleasure semaksimal mungkin. Happiness dan pleasure menjadi kondisi mental tertinggi yang mesti dipenuhi.
Definisi lain yang ditawarkan teoritisi utilitarian  adalah utility yang bersandar pada pengalaman yang non-hedonistik. Utilitarian ini mengkritisi pandangan utilitarianisme klasik yang terlampau mendefinisikan utility pada keadaan mental dalam satu bentuk paling tinggi, seperti kebahagiaan, padahal banyak bentuk kebaikan lain yang memunculkan perasaan yang sama bernilainya seperti kebahagiaan yang lahir dari pengalaman-pengalaman, seperti jatuh cinta, dll. Jadi, dalam definisi utility kedua ini, tindakan dianggap benar jika dari tindakan itu menghasilkan lebih banyak kebahagiaan. Kebahagian yang diukur dari pengalaman real, bukan dari perasaan mental.
Pengalaman sendiri memiliki dua variasi, yakni pengalaman oradinary dan extraordinary. Pengalaman ordinary merupakan pengalaman yang biasa dilakukan sehari-hari oleh masyarakat umum. Adapun pengalaman extraordinary merupakan pengalaman yang jarang dilakukan sehar-hari oleh masyakat umum, sehingga ketika seseorang mengalami pengalaman extraordinary ini merasa ia telah mengalami pengalaman yang spesial.

CIRI UMUM

Ciri umum aliran ini adalah bersifat kritis, rasional, teleologis, dan universal. Utilatarisme sebagai teori etika normatif merupakan suatu teori yang kritis, karena menolak untuk taat terhadap norma-norma atau peraturan moral yang berlaku begitu saja dan sebaliknya menuntut agar diperlihatkan mengapa sesuatu itu tidak boleh atau diwajibkan. Teori etika ini tidak mengakui bahwa ada tindakan-tindakan yang pada dirinya sendiri wajib untuk dilakukan atau yang pada dirinya sendiri dilarang. Pada dirinya sendiri semua tindakan ataupun peraturan itu netral. Yang memberi nilai moral kepada tindakan-tindakan atau peraturan tersebut adalah akibat-akibatnya. Sebagai contoh misalnya, para penganut aliran ini tidak dapat menerima bahwa hubungan seks diluar perkawinan itu bagaimanapun juga pada dirinya sendiri tidak pernah dapat dibenarkan secara moral. Mereka akan bertanya, mengapa tidak boleh melakukan hubungan seks di luar perkawinan; mereka menuntut agar diberikan alasan-alasan yang masuk akal. Karena tuntutan ini, Utilitarisme juga berciri umum rasional.

Bagi kaum Utilitarian, hubungan seks di luar perkawinan itu secara moral tidak dapat dibenarkan baru kalau ada alasan yang masuk akal, yakni bila setelah dipertimbangkan, dalam kenyataan, akibat-akibat buruk dari hubungan seks di luar perkawinan lebih banyak daripada akibat baiknya. Akan tetapi kalau setelah dipertimbangkan ternyata bahwa akibat baik dari hubungan seks di luar perkawinan itu lebih banyak daripada akibat buruknya, maka, menurut kaum Utilitarian, hubungan seks di luar perkawinan justru wajib dilaksanakan. Karena sifat kritis dan rasional yang seperti itu, Utilitarisme dalam kalangan etika tradisional dialami sebagai kritik yang membahayakan. Daripada menerima aturan-aturan tradisional begitu saja, Utilitarisme menuntut agar peraturan-peraturan yang ada dipertang-gungjawabkan berdasarkan manfaatnya bagi banyak orang, dan apabila pertanggungjawaban itu tidak dapat dilakukan, peraturan tersebut supaya dilepaskan saja.Utilitarisme juga bersifat teleologis, karena benar-salahnya suatu tindakan secara moral dikaitkan dengan tujuan (telos) yang mau dicapai atau dengan memperhitungkan apakah akibat baik tindakan tersebut lebih banyak daripada akibat buruknya. Hal ini berbeda sekali dengan etika normatif yang bersifat deontologis. Seperti masih akan kita lihat kemudian, bagi para penganut etika deontologis ada tindakan-tindakan tertentu yang pada dirinya sendiri tidak pernah dapat dibenarkan secara moral, entah apa pun akibat tindakan tersebut. Bagi mereka norma-norma moral selalu wajib diataati begitu saja tanpa mempertimbangkan apakah akibatnya menguntungkan atau merugikan. Dalam kasus diatas, bagi para penganut etika deontologis, melakukan hubungan seks di luar perkawinan bagaimanapun juga secara moral tidak pernah dapat dibenarkan. Mereka secara prinsipal menolak bahwa tujuan menentukan kualitas moral, maka tidak dapat dipersoalkan lagi dari segi akibat tindakan.Utilitarisme juga bersifat universal dalam arti teori etika ini memperhatikan kepentingan umum dan bukan hanya kepentingan pribadi si pelaku moral sebagaimana dikemukakan oleh Egoisme Etis. Dibandingkan dengan Egoisme Etis maupun Etika Pengembangan Diri Aristoteles yang masih belum bebas dari ciri egoistik, Utilitarisme menekankan agar pertimbangan mengenai akibat baik atau manfaat yang akan diperoleh dari suatu pilihan tindakan itu, sedapat mungkin, sejauh dapat diperhitungkan,memperhatikan semua orang yang terlibat dalam tindakan tersebut atau terkenai olehnya. Suatu tindakan secara moral benar dan wajib dilakukan kalau akibat tindakan tersebut membawa keuntungan yang semakin besar bagi semakin banyak orang (the greatest goodto the greatest number). 

Dengan demikian Utilitarisme mengatasi egoisme dan membenarkan sikap-sikap sosial. Utilitarisme membenarkan bahwa pengorbanan kepentingan atau nikmatnya sendiri demi orang lain dapat merupakan tindakan yang paling tinggi nilai moralnya. Berkaitan dengan tekanan pada memperhatikan kepentingan umum dan membenarkan adanya pengorbanan kepentingan dan nikmat pribadi demi kepentingan dan nikmat orang banyak, Utilitarisme sebagai dasar berargumentasi seringkali, sadar atau tidak sadar, dijadikan acuan dalam banyak pengambilan kebijakan sosial-politik.Kalau kita melakukan analisis sosial untuk mengkaji mengapa pemerintah memutuskan untuk menggusur sebuah perkampungan demi pembuatan jalan atau demi pengaturan tatakota dan pembangan kawasan bisnis, alasan yang dikemukakan biasanya bersifat utilitarian. Kerugian yang diderita oleh sekelompok orang yang terkena penggusuran dapat dibenarkan demi keuntungan bagi semakin banyak orang. Karena prinsip utilitarian banyak digunakan dalam pengambilan kebijakan sosial-politik dan dalam kehidupan bersama sehari-hari, maka kiranya baik bahwa prinsip ini kita analisis secara cermat dan kita tanggapi secara kritis

TANGGAPAN KRITIS

a. Kesulitan menentukan nilai suatu akibat 
b. Bertentangan dengan prinsip keadilan 

MACAM

a. Utilitarisme tindakan
b. Utilitarisme peraturan

ANALISIS

menurut analisis saya, adanya salon kecantikan disekitar masyarakat mempunyai dampak yang positif terutama kaum wanita karena, wanita selalu memperhatikan penampilan luar maupun dalam maka dari itu mereka sangat penting salon kecantikan ada disekitar masyarakat tetapi, ada dampak negatif juga dari salon kecantikan. karena salon kecantikan selalu memakai perlengkapan yang berbahan kimia maka akan membuat banyak air limbah yang menyebabkan tercemarnya di air - air jadi akan lebih baik salon kecantikan memakai perlengkapan yang berbahan alami supaya dapat mengurangi limbah - limbah di air.

REFERENSI



Kamis, 15 Oktober 2015

makalah tentang pernikahan adat Yogyakarta

Nama : Ernestina Fortune A
Kelas : 4EA11
NPM : 12212544

ETIKA BISNIS

MAKALAH TENTANG PERNIKAHAN ADAT YOGYAKARTA


Kata Pengantar

Puji syukur kami panjatkan kehadirat Tuhan Yang Maha Esa yang telah memberikan rahmat serta karunia-Nya kepada kami sehingga kami berhasil menyelesaikan Makalah Adat Istiadat ini tepat pada waktunya yang berjudul “MAKALAH TENTANG PERNIKAHAN ADAT ISTIADAT YOGYAKARTA”
Makalah ini berisikan tentang informasi, tata cara melaksanakan pernikahan adat Yogyakarta dan  perlengkapan - perlengkapan yang dipergunakan pada upacara nikahan ada Yogyakarta. 
Diharapkan Makalah ini dapat memberikan informasi kepada kita semua tentang upacara adat atau tradisi Yogyakarta.
Kami menyadari bahwa makalah ini masih jauh dari sempurna, oleh karena itu kritik dan saran dari semua pihak yang bersifat membangun selalu kami harapkan demi kesempurnaan makalah ini.

Akhir kata, kami sampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah berperan serta dalam penyusunan makalah ini dari awal sampai akhir. Tuhan memberkati.


Pendahuluan


1.1. Penjelasan

Indonesia merupakan sebuah negara kepulauan nan terkenal akan kekayaan budayanya. Kebudayaan tersebut tumbuh dan berkembang dari daerah-daerah nan masih memegang teguh adat istiadatnya. Melalui adat istiadat nan masih dipertahankan oleh masyarakat menjelmalah sebuah kebudayaan nan akhirnya menjadi bukti diri masyarakatnya khususnya, dan Indonesia umumnya.
Adat istiadat merupakan kebiasaan-kebiasaan nan dianut masyarakat suatu daerah secara turun temurun. Biasanya di dalam adat istiadat tersebut berisi aturan-aturan nan telah menjadi konvensi masyarakat dalam menjalankan suatu hal.
Adat istiadat dapat diartikan sebagai norma-norma nan terdapat dalam suatu masyarakat dan dibentuk berdasarkan konvensi maupun warisan dari leluhur. Norma-norma ini terlepas dari aturan-aturan nan terdapat dalam agama dan bersifat kontekstual (setiap daerah dan masyarakat mempunyai adat istiadat nan berbeda).
Namun adat istiadat ini tak hanya bersifat anggaran dalam berperilaku, warisan-warisan adat ini pun ada nan berbentuk materiil, seperti rumah, pakaian, dan sebagainya.
Salah satu daerah di Indonesia nan masih sangat mempertahankan adat istiadatnya ialah Jawa Tengah. Adat istiadat Jawa Tengah sampai saat ini masih sangat dipertahankan walaupun agresi modernisasi dan globalisasi tengah melanda Indonesia.

Melalui adat istiadatnya nan terus dipertahankan, Jawa Tengah saat ini dikenal dengan daerah dengan segudang kebudayaan dan keseniaan. Bahkan banyak nan menyebut Jawa Tengah merupakan kota budaya dan seni, tepatnya di Yogyakarta.

1.2. Tujuan 

Karena menjaga, memelihara dan melestarikan kebudayaan merupakan kewajiban setiap individu, maka dalam realisasinya saya mencoba menyusun makalah yang berjudul Kebudayaan Jawa Tengah yang didalamnya mengulas tentang berbagai kebudayaan tradisional Jawa Tengah. Penyusunan makalah yang berjudul Budaya Jawa Tengah ini bertujuan agar pembaca mengetahui bahwa Jawa Tengah merupakan daerah yang kaya akan budaya serta menyadari bahwa menjaga dan melestarikan kebudayaan daerah merupakan kewajiban dari setiap orang.



Teori


adat adalah gagasan kebudayaan yang terdiri dari nilai - nilai kebudayaan, norma, kebiasaan, kelembagaan, dan hukum adat yang lazim dilakukan di suatu daerah. apabila adat ini tidak dilaksanakan akan terjadi kerancuan yang menimbulkan sanksi tak tertulis oelh masyrakat setempat terhadap pelaku yang dianggap menyimpang. 
asal kata adat, menurut Jalaluddin Tunsam (seorang yang berkebangsaan Arab yang tinggal di Aceh dalam tulisannya pada tahun 1660). "adat" berasal dari bahasa arab yang berarti cara atau kebiasaan.
di Indonesia kata "adat" baru digunakan pada sekitar akhir abad 19. sebelumnya kata ini hanya dikenal masyarakat melayu setelah pertemuan budayanya dengan agama Islam pada sekitar abad 16-an. kata ini antara lain dapat dibaca pada undang - undang negeri melayu.

upacara pernikahan adalah upacara adat yang diselenggarakan dalam rangka menyambut peristiwa pernikahan. pernikahan sebagai peristiwa penting bagi manusia, dirasa perlu disakralkan dan dikenang sehingga perlu ada upacaranya. di Indonesia, upacara pernikahan secara tradisional dilakukan menurut aturan - aturan adat setempat. Indonesia memiliki banyak sekali suku yang masing - masing memiliki tradisi upacar pernikahan sendiri. dalam suatu pernikahan campuran, pengantin biasanya memilih salah satu adat, atau ada kalanya pula kedua adat itu dipergunakan dalam acara yang terpisah.

Di Jawa seperti juga ditempat  lain, pada prinsipnya perkawinan terjadi karena  keputusan dua insan yang saling jatuh cinta.Itu merupakan hal yang prinsip. Meski ada juga perkawinan yang terjadi karena dijodohkan orang tua yang terjadi dimasa lalu.Sementara orang-orang tua zaman dulu berkilah melalui pepatah : Witing tresno jalaran soko kulino, artinya : Cinta tumbuh karena terbiasa.

Di Jawa dimana kehidupan kekeluargaan masih kuat, sebuah perkawinan tentu akan mempertemukan dua buah keluarga besar. Oleh karena itu, sesuai kebiasaan yang berlaku, kedua insan yang berkasihan  akan memberitahu keluarga masing-masing bahwa mereka telah menemukan pasangan yang cocok dan ideal untuk dijadikan suami/istrinya.

Bibit, Bebet, Bobot

Secara tradisional, pertimbangan penerimaan seorang calon menantu berdasarkan kepada bibit, bebet dan bobot.
Bibit      :artinya mempunyai latar kehidupan keluarga  yang baik.
Bebet   : calon penganten, terutama pria, mampu memenuhi kebutuhan keluarga.
Bobot  : kedua calon penganten adalah orang yang berkwalitas, bermental baik dan berpendidikan cukup
Sebelum melaksanakan upacara adat pernikahan, yang pertama kali harus dilakukan adalah memanjatkan doa kepada Yang Maha Kuasa agar acara dapat berlangsung dengan baik dari awal sampai akhir.
Masyarakat Jawa Tengah dan sekitarnya akrab dengan budaya leluhur, bila akan melaksanakan sebuah hajatan, biasanya tak akan lupa menyediakan sesajen di berbagai tempat tertentu, khususnya di sekitar rumah.

Prosesi Upacara Pernikahan Adat Jawa Tengah adalah sebagai berikut:

1. Bersih Lahir Batin
Sebelum kedua mempelai terikat perkawinan, Sebelum pesta perkawinan tradisonal ini dilangsungkan, keduanya harus dibersihkan terlebih dahulu baik lahir maupun batin. Tujuannya agar kedua calon mempelai benar-benar bersih dari segala hal dan siap menyongsong status sebagai suami istri dalam keadaan bersih.

 2. Midodareni
Midodareni adalah acara perkenalan dan silaturahmi antar keluarga. Dari pihak pria dilakukan oleh sesepuh dan keluarga dekat pengantin pria. Selain itu wakil orang tua pengantin pria juga dibekali dengan bingkisan balasan sebagai tanda kasih sayang dari keluarga pengantin wanita.
Prosesi midodareni ini adalah awal dari rangkaian pesta pernikahan tradisonal yang biasa dilakaukan di Jawa.
 
3. Upacara Injak Telur
Selanjutnya, Upacara dan Pesta Pernikahan Tradisional ini dilanjutkan dengan Upacara Injak Telur. Acara ini mengandung harapan bagi pengantin wanita untuk segera mempunyai keturunan, karena injak telur ini identik dengan pecah wiji dadi. Telur ini juga mempunyai makna sebagai keturunan yang akan lahir sebagai cinta kasih berdua. Kemudian dilanjutkan mencuci kaki pengantin pria yang dilakukan oleh pengantin wanita yang melambangkan kesetiaan istri pada suaminya.
 
4. Sikepan Sindur
Setelah acara injak telur selesai dilanjutkan dengan sikepan sindur yang dilakukan oleh ibu pengantin wanita. Sindur ini akan dibentangan pada kedua bahu mempelai. Adapun makna upacara ini mengandung harapan bahwa dengan sinfur tersebut kelak keduanya akan semakin erat karena dipersatukan dengan ibunda.
Sedangkan tugas ayah sebagai kepala rumah tangga berjalan di muka sebagai pemandu anak mengikuti langkah terbaik dalam hidup yang akan dijalani. Sang ayah bertugas sebagai penunjuk jalan kehidupan di masa depan dan hal ini perlu dijadikan contoh bagi pasangan baru.
 
5. Acara Pangkuan
Acara pangkuan disebut juga dengan istilah timbang bobot. Pada acara ini pengantin pria duduk di paha sebelah kanan dan pengantin wanita duduk di paha sebelah kiri sang ayah pengantin wanita, yang kemudian ditanya oleh sang ibu mana yang lebih berat dan dijawab sama berat.
Pada saat ini sang ayah seakan-akan sedang menimbang keduanya yaitu antara anak kandung dan menantu. Maknanya adalah bila kedua mempelai sudah mempunyai keturunan akan memiliki kasih sayang kepada putra-putrinya sebagaimana layaknya sang ayah memiliki kasih sayang yang sama antara anak kandung dan anak menantu.
 
6. Kacar-Kucur
Tahap upacara panggih adalah kacar-kucur. Acara ini melambangkan kesejahteraan dan tugas mencari nafkah dalam kehidupan berumah tangga yang dilakukan dalam bentuk biji-bijian, beras kuning, uang recehan yang semuanya diberikan kepada ibu. Begitu berat tugas suami dalam mencari nafkah, begitu juga istri dalam mengelolanya. Meski begitu mereka tetap ingat kepada orang tua mengingat perannya yang sangat besar dalam kehidupan seseorang.
 
7. Dahar Klimah | Dulang-dulangan
Acara selanjutnya adalah dahar klimah atau dulang-dulangan. Acara ini cukup menarik dan seru karena kedua mempelai saling menyuapi yang dilakukan sebanyak tiga kali dan dilanjutkan dengan minum air putih.
Proses ini sebenarnya mengandung harapan agar kedua mempelai senantiasa rukun, saling tolong menolong serta sepenanggungan dalam menempuh hidup baru. Selain itu juga mengandung makna sebagai ungkapan saling mencintai dan saling memperhatikan pada pasangan.
 
8. Titik Pitik
Setelah dahar klimah, upacara titik pitik pun dilaksanakan. Yaitu saat besan datang untuk menyaksikan upacara sakral tersebut. Dengan hadirnya besan berarti keluarga semakin berambah besar dan menjadi satu kesatuan yang kuat sebagai keluarga.
 
9. Ngabekten | Sungkeman
Ngabekten biasa disebut dengan istilah sungkeman atau menyembah. Sungkeman pertama ditujukan kepada orang tua yang diteruskan kepada para sesepuh lainnya seperti nenek, kakek dan sebagainya.
Sungkeman ini dilakukan dengan penuh takzim dan membuat suasana haru, karena pasangan muda ini sangat awam dalam menghadapi persoalan kehidupan rumah tangga. Padahal sejak itu mereka harus melangkah sendiri dan akan menjadi orang tua bagi anak-anaknya kelak. Oleh sebab itulah bekal berupa doa restu merupakan hal yang sangat penting dan ditunggu-tunggu oleh pasangan pengantin.


ANALISIS


pelaksanaan upacara pernikahan adat Yogyakarta meneruskan warisan dari nenek moyang dengan pesan - pesan pendidikan terhadap masyarakay. hal ini bisa dipahami sebagaimana masyarakat Jawa adalah gudang lambang. banyak tindakam dan ucapan orang Jawa yang diwujudlan dengan lambang - lambang. simbol bukan saja membangkitkan gambaran dalam kesadaran pemeluk agama, dengan mengantar dan menetapkan manusia dengan realitas ilahi pada manusia. sepanjang sejarah budaya manusia, simbil telah mewarnai tindakan - tindakakn manusia baik tingkah laku, bahasa, ilmu dan religi.

menurut analisis saya, upacara pernikahan adat Jawa harus dilestarikan karena didalamnya ada nilai - nilai edukasi yang tinggi. setiap prosesi dan simbol - simbol dalam upacara pernikahan adat Jawa memilikki nilai dan filosofi dan semuanya bermakna baik. terlepas dari ada tidaknya hukum upacara adat pernikahan Jawa dalam agama, tetapi dengan melestarikan budaya tersebuit maka akan melestarikan budaya negara kita sendiri.


REFERENSI


https://id.wikipedia.org/wiki/Upacara_pernikahan#Adat_pernikahan_Yogyakarta
http://idazdekorasi.com/upacara-pernikahan-adat-jawa-tengah/
http://www.jagadkejawen.com/index.php?option=com_content&view=article&id=7&Itemid=7&lang=id
http://www.binasyifa.com/849/26/26/adat-istiadat-perkawinan-jawa-tengah.htm
https://id.wikipedia.org/wiki/Adat

Senin, 08 Juni 2015

10 TULISAN

NAMA : ERNESTINA FORTUNE A
KELAS : 3EA11
NPM : 12212544

1. CERPEN

Anak Misterius di Gerbang Sekolah

Cerpen Karangan:
Lolos moderasi pada: 7 June 2015

Setiap kali aku melihat dia. Dia adalah anak perempuan yang selalu berdiri di gerbang sekolahku. Setiap kali aku melihat orang lewat di hadapannya, tetapi mereka cuek pada anak perempuan itu. Aku sering menyapanya dengan cara tersenyum, dan dia membalas senyumanku. Saat aku ijin ke wc, aku melihat dia tetap berdiri di gerbang sekolah (tak mengikuti pelajaran).
Aku akhirnya menanyakan pada temanku chaca. “aku tak pernah melihatnya” tanggapan chaca ketika aku menceritakan soal itu padanya. “ah masa sih!” kataku. “benar sasha, aku tak pernah melihatnya”. Aku diam mendengar kata-kata chaca. Aku akhirnya memutuskan untuk bicara padanya.
Sepulang sekolah aku langsung menghampirinya. “kamu sedang menunggu siapa di sini?” tanyaku. “aku lagi menunggu kau untuk bicara padaku” kata anak perempuan itu. “maksudmu?” tanyaku. “kamu tak ingat? Aku teman sd kelas 1 kamu, kamu dulu sahabatku, tapi sekarang kau cuek padaku. Aku pindah sekolah ke sini. Di sini juga aku tak punya teman. Aku rindu untuk bicara lagi sama kamu” kata anak perempuan itu.
“kamu siapa…?” tanyaku. “aku sera, terimakasih karena sudah mau bicara padaku, daaah…!” kata anak perempuan itu. Baru pertama kali aku melihatnya pergi dari gerbang sekolah. Aku mencoba mengingat-ingat lagi. Tapi percuma saja, aku sudah lupa lagi. Sekarang aku sudah kelas 3 smp.
Sesampainya di rumah aku baru ingat. Sera dulu memang teman baik ku di sd angela. Tapi saat kelas 2 sd aku sudah punya temen baru lagi. Hal itu membuat aku lupa pada teman lamaku. Saat kelas 3 sd aku dengar dia keluar dari sekolah angela. Aku pikir dia juga sudah punya teman baru lagi, ternyata tidak. Saat smp, aku sekolah di smp garuda. Mungkin dia juga pindahnya ke sekolah ini.
Aku memutuskan untuk datang ke rumah sera. “selamat datang kak sasha, silahkan masuk!” kata almanti (adik sera). “ibumu ada?” tanyaku. “ada” kata almanti. Aku pun langsung masuk ke dalam. “sasha teman sera?” tanya ibu sera. “iya tante, sera ada?” tanyaku. Ibu sera langsung terdiam mendengar ceritaku. “sebenarnya… Mmmh… Sera sudah meninggal 1 tahun yang lalu”. Pantas saja hanya aku yang bisa melihat sera berdiri di gerbang sekolah, ternyata sera sudah meninggal.
“saya turut berduka cita” kataku. “iya terimakasih, dia meninggal karena stress” kata tante. “semoga saja arwah sera tenang di dunia sana” kataku. “iya, makasih sudah datang ke sini” kata tante.
Keesokan harinya aku tak pernah melihat sera berdiri di gerbang lagi. Tapi aku jadi tenang, selamat tinggal sera!

sumber : http://cerpenmu.com/cerpen-persahabatan/anak-misterius-di-gerbang-sekolah.html

2. PUISI

TAK TERGANTI
Puisi Nurhalimah Lubis

Ketika kupandang lekat pada sudut matamu
Tersimpan derita yang begitu mendalam
Aku tahu disana banyak tersimpan air mata untuk kami anakmu

Air mata yang telah kami lakukan
Ibu
Kamu selalu berharap kami anakmu yang kan jadi nomor satu
Namun sering kali kami melawan dan melalaikan perintahmu

Kami selalu membuatmu bersedih
Mulai sekarang aku bertekad untuk menghapusair matamu...
dan menggantinya dengan canda dan tawa

Terima kasih Ibu
Kau takkan pernah tergantikan di dalam hati kami anakmu

sumber : http://eposlima.blogspot.com/2013/01/puisi-ibu-tak-terganti.html

3. RESEP MAKANAN

cara membuat Egg Drop Chocolate
Bahan-bahan/bumbu-bumbu:
5 kuning telur
5 putih telur
1/4 sendok teh garam
1/4 sendok teh cream of tartar
150 gram gula pasir
50 gram tepung terigu protein sedang
75 gram maizena
15 gram cokelat bubuk
1/4 sendok teh baking powder
1/2 sendok teh pasta cokelat


Cara membuat egg drop cokelat:
  1. Kocok kuning telur dan 50 gram gula pasir (dari 150 gram gula pasir) 10 menit sampai putih. Sisihkan.
  2. Kocok putih telur, garam, dan cream of tartar sampai setengah mengembang. Tambahkan sisa gula pasir sedikit-sedikit sambil dikocok sampai mengembang.
  3. Masukkan kocokan kuning telur sedikit-sedikit sambil diaduk rata. Tambahkan tepung terigu, maizena, cokelat bubuk, dan baking powder sambil diayak dan diaduk rata.Tambahkan pasta cokelat. Aduk rata. 
  4. Masukkan adonan ke dalam kantung plastik segitiga. Semprotkan di atas loyang yang dialas kertas bungkus nasi.
  5. Oven dengan api bawah suhu 170 derajat Celsius 10 menit. Turunkan suhunya 140 derajat Celsius. Oven lagi 25 menit sampai kering. 
sumber : http://www.sajiansedap.com/recipe/detail/21352/egg-drop-cokelat#.VXV3U1KrH-s
 4. CARA MEMBUAT SURAT LAMARAN

Hal : lamaran pekerjaan

Kepada Yth.,
Bpk / Ibu Personalia 
PT. Maju Terus Pantang Mundur
Jl. Mawar Merah No 88
Jakarta Barat

Dengan hormat,
Sesuai dengan informasi adanya lowongan pekerjaan dari PT. Maju Terus Pantang Mundur yang saya dapatkan dari harian Merdeka pada tanggal 15 Nopermber 2014. Saya bermaksud untuk melamar pekerjaan dan bergabung ke dalam perusahaan yang Bapak / Ibu pimpin. Adapun bagian pekerjaan yang saya maksudkan adalah bagian Marketing dengan kode (MG) di perusahaan PT. Maju Terus Pantang Mundur.

Berikut ini adalah data singkat saya
Nama                      : Siswono Suryo
Tempat / tgl. lahir       : Jakarta, 05 mei 1995
Pendidikan Terakhir       : S1 Manajemen Informatika
Alamat                    : Jl Penggangsaan Timur No 56
Telepon (HP)              : 081234567891
Status                    : Lajang

Dan saat ini saya dalam keadaan yang sehat dan dapat berbahasa Inggris dengan fasih. Kejujuran selalu saya utamakan dan latar belakang pendidikan saya sangat memuaskan, dan saya juga dapat mengoperasikan  komputer baik itu Lotus Spreedsheet, MS Office Word, Excell, Access dan beberapa macam software perkantoran lainnya.

Sebagai bahan pertimbangan, saya lampirkan :
1. Daftar Riwayat Hidup
2. Foto copy ijazah S1
3. Foto copy transkrip nilai
4. Foto copy sertifikat kursus dan pelatihan
5. Pas photo yang terbaru

Kesempatan wawancara dari Bapak / Ibu Personalia sangat saya harapkan agar saya dapat menjelaskan lebih rinci tentang potensi dan kemampuan saya untuk perusahaan yang Bapak / Ibu pimpin.

Demikian surat lamaran ini, Saya ucapkan terima kasih atas perhatian Bapak / Ibu personalia.


Hormat saya,
Hengki Kristianto

sumber : http://hengkikristiantoateng.blogspot.com/2013/11/contoh-surat-lamaran-kerja-umum-baik-benar-terbaru.html

5. NARASI BERISI FAKTA

Ir. Soekarno
                Ir. Soekarno, Presiden Republik Indonesia pertama adalah seorang nasionalis. Ia memimpin PNI pada tahun 1928. Soekarno menghabiskan waktunya di penjara dan di tempat pengasingan karena keberaniannya menentang penjajah. Soekarno mengucapkan pidato tentang dasar-dasar Indonesia merdeka yang dinamakan Pancasila pada sidang BPUPKI tanggal 1 Juni 1945. Soekarno bersama Mohammad Hatta sebagai wakil bangsa Indonesia memproklamasikan kemerdekaan Indonesia pada tanggal 17 Agustus 1945. Ia ditangkap Belanda dan diasingkan ke Bengkulu pada tahun 1948. Soekarno dikembalikan ke Yogya dan dipulihkan kedudukannya sebagai Presiden RI pada tahun 1949. Jiwa kepemimpinan dan perjuangannya tidak pernah pupus. Soekarno bersama pemimpin-pemimpin negara lainnya menjadi juru bicara bagi negara-negara nonblok pada Konferensi Asia Afrika di Bandung tahun 1955. Hampir seluruh perjalanan hidupnya dihabiskan untuk berbakti dan berjuang
6. NARASI BERISI FIKSI

Aku tersenyum sambil mengayunkan langkah. Angin dingin yang menerpa, membuat tulang-tulang di sekujur tubuhku bergemeretak. Kumasukkan kedua telapak tangan ke dalam saku jaket, mencoba memerangi rasa dingin yang terasa begitu menyiksa. Wangi kayu cadar yang terbakar di perapian menyambutku ketika Eriza membukakan pintu. Wangi yang kelak akan kurindui ketika aku telah kembali ke tanah air. Tapi wajah ayu di hadapanku, akankah kurindui juga? Ada yang berdegup keras di dalam dada, namun kuusahakan untuk menepiskannya. Jangan, Bowo, sergah hati kecilku, jangan biarkan hatimu terbagi. Ingatlah Ratri, dia tengah menunggu kepulanganmu dengan segenap cintanya.

7. KARANGAN EKSPOSISI

                Pada dasarnya pekerjaan akuntan mencakup dua bidang pokok, yaitu akuntansi dan auditing. Dalam bidang akuntasi, pekerjan akuntan berupa pengolahan data untuk menghasilkan informasi keuangan, juga perencanaan sistem informasi akuntansi yang digunakan untuk menghasilkan informasi keuangan. Dalam bidang auditing pekerjaan akuntan berupa pemeriksaan laporan keuangan secara objektif untuk menilai kewajaran informasi yang tercantum dalam laporan tersebut.
Topik yang tepat untuk eksposisi, antara lain:
•       Manfaat kegiatan ekstrakurikuler
•       Peranan majalah dinding di sekolah -Sekolah kejuruan sebagai penghasil tenaga terampil.
•       Catatan: Tidak jarang eksposisi berisi uraian tentang langkah/ cara/ proses kerja. Eksposisi demikian lazim disebut paparan proses.
Contoh paparan proses:
                Cara mencangkok tanaman:
                Ø  Siapkan pisau, tali rafia, tanah yang subur,      dan sabut secukupnya.
                Ø  Pilihlah ranting yang tegak, kekar, dan sehat dengan diameter kira-kira 1,5 sampai 2 cm.
                Ø  Kulit ranting yang akan dicangkok dikerat        dan dikelupas sampai bersih kira-kira      sepanjang 10 cm.
 
8. KARANGAN ARGUMENTASI
 
 Teknologi Komunikasi harus segera dikuasai
Seiring dengan perkembangan zaman seperti yang kita rasakan saat ini, teknologi komunikasi sangat penting dalam kehidupan dan harus kita kuasai. Mengapa demikian? Karena, dengan kita telah menguasai teknologi komunikasi, kita mampu berkomunikasi secara global atau mendunia. Ada berbagai produk teknologi baru, seperti satelite, komputer pribadi, printer laser, scanner, telefon seluler, laptop, internet, LAN, HTML, camera digital, USB Flash Disk, dsb telah banyak memberi kontribusi dalam kemajuan bidang komunikasi saat ini. Teknologi internet telah merubah cara orang berkomunikasi, misalnya, melalui Email. Email merupakan kunci utama perubahan cara berkomunikasi. Dengan hanya mempunyai satu alamat email, kita dapat mengikuti berbagai model komunikasi yang ada di Internet. Beberapa model komunikasi itu, diantaranya : Forum, Milis/Group, Situs jejaring sosial, Blog, Situs sharing file, E-learning menggunakan teleconference. Saat ini manusia sangat memanfaatkan penemuan-penemuan teknologi yang ada di segala bidang, sehingga kemajuan teknologi itu memang saat penting bagi manusia, terutama di bidang komunikasi. Oleh sebab itu sangat diharapkan akan adanya kemajuan teknologi yang dapat menunjang perkembangan positif.Peningkatan kualitas hidup semakin menuntut manusia untuk melakukan berbagai aktifitas yang dibutuhkan dengan mengoptimalkan sumber daya yang dimilikinya. Teknologi  komunikasi yang perkembangannya begitu cepat secara tidak langsung mengharuskan manusia untuk menggunakannya dalam segala aktivitas.
 
 9. KARANGAN DESKRIPSI (FAKTA)
 
Keramaian di Alun-alun Garut  
Udara sejuk dan cuaca yang cerah pagi itu, dimanfaatkan masyarakat untuk berolah raga senam di alun-alun Garut , disana banyak pohon yang rindang sebagai tempat untuk berteduh, kicau burung menambah suasana ramai, tempat yang bersih dan nyaman membuat orang-orang berdatangan silih berganti ke alun-alun Garut. Banyak masyarakat yang beraktivitas di sekeliling alun-alun Garut, seperti berjualan asongan , berjualan es kelapa, dan menjajakan makanan lainnya juga, senantiasa mereka menunggu para pembeli ,ada yang unik disana terlihat seorang pria yang membuat kereta mini yang ditarik oleh domba, dan kereta ini hanya dapat ditunggangi oleh anak-anak saja.Alun-alun Garut merupakan pusat kota Garut, oleh karena itu, semua jenis angkutan umum melewati alun-alun , berderet panjang menunggu penumpang. Ada sebuah sekolah depan alun-alun namanya SMA 11 Garut, setiap jam pulang sekolah, alun-alun dijadikan tempat bercengkrama dan bersenda gurau oleh siswa dari beberapa sekolah 
 
10. KARANGAN DESKRIPSI (FIKSI)
 
  Salju tipis melapis rumput, putih berkilau diseling warna jingga; bayang matahari senja yang memantul. Angin awal musim dingin bertiup menggigilkan, mempermainkan daun-daun sisa musim gugur dan menderaikan bulu-bulu burung berwarna kuning kecoklatan yang sedang meloncat-loncat dari satu ranting ke ranting yang lain
 

TUGAS BAHASA INDONESIA ( DISERTASI, TESIS DAN SKRIPSI )


PENGERTIAN
KARAKTERISTIK
PERBEDAAN
DISERTASI
paparan diskusi yang menyertai sebuah pendapat atau argumen. Pendapat atau argumen itu sendiri disebut sebagai tesis. Umumnya, istilah disertasi dan tesis dipakai untuk mengacu pemaparan diskusi yang bersifat skolar atau akademis.
1. Berfokus pada kajian mengenai salah satu disiplin Ilmu Pendidikan sesuai dengan bidang yang dipelajari.

2. Kajian berfokus pada penemuan baru dalam disiplin ilmu yang dikaji secara mendalam.

3. Mengunakan data primer sebagai data utama, ditunjang oleh data sekunder apabila diperlukan.

4. Ditulis dalam bahasa Indonesia yang baik dan benar, kecuali untuk program studi bahasa asing.
* Pada disertasi gelar yang didapat adalah doktor (S3)

*Pencapaian gelar akademik tertinggi adalah predikat Doktor. Gelar Doktor (Ph.D) dimungkinkan manakala mahasiswa (S3) telah mempertahankan disertasi  dihadapan Dewan Penguji Disertasi yang terdiri dari profesor atau Doktor dibidang masing-masing. Disertasi ditulis berdasarkan penemuan (keilmuan) orisinil dimana penulis mengemukan dalil yang dibuktikan berdasarkan data dan fakta valid dengan analisis terinci.

Disertasi atau Ph.D Thesis ditulis berdasarkan metodolologi penelitian yang mengandung filosofi keilmuan yang tinggi. Mahahisiswa (S3) harus mampu (tanpa bimbingan) menentukan masalah, berkemampuan berpikikir abstrak serta menyelesaikan masalah praktis. Disertasi memuat penemuan-penemuan baru, pandangan baru yang filosofis, tehnik atau metode baru tentang sesuatu sebagai cerminan pengembangan ilmu yang dikaji dalam taraf yang tinggi.
TESIS
pernyataan atau teori yang didukung oleh argumen yg dikemukakan dl karangan; untuk mendapatkan gelar kesarjanaan pd perguruan tinggi. Tesis juga dapat berarti sebuah karya tulis ilmiah resmi akhir seorang mahasiswa. Tesis merupakan bukti kemampuan yang bersangkutan dalam penelitian dan pengembangan ilmu pada salah satu bidang keilmuan dalam Ilmu Pendidikan
1.Berfokus pada kajian mengenai salah satu isu sentral yang tercakup dalam salah satu disiplin dalam ilmu pendidikan sesuai dengan program studi yang ditempuh oleh mahasiswa yang bersangkutan.
2.Merupakan pengujian empirik terhadap posisi teoritik tertentu.
3.Menggunakan data primer sebagai data utama yang dapat ditunjang oleh data sekunder.
4.Ditulis dengan bahasa Indonesia yang baik dan benar, kecuali untuk program studi bahasa asing.

*Pada tesis gelar yang dapat diperoleh adalah magister (S2).

*Ditulis untuk  menyelesaikan pendidikan pascasarjana. Mahasiswa melakukan penelitian mandiri, menguji satu atau lebih hipotesis dalam mengungkapkan ‘pengetahuan baru’.
Tesis atau Master Thesis ditulis bersandar pada metodologi; metodologi penelitian dan metodologi penulisan. Standarnya digantungkan pada institusi, terutama pembimbing. Dengan bantuan pembimbing, mahasiswa merencanakan (masalah), melaksanakan; menggunakan instrumen, mengumpulkan dan menjajikan data, menganalisis, sampai mengambil kesimpulan dan rekomendasi.

Dalam penulisannya dituntut kemampuan dalam menggunakan istilah tehnis; dari istilah sampai tabel, dari abstrak sampai bibliografi. Artinya, kemampuan mandiri —sekalipun dipandu dosen pembimbing— menjadi hal sangat mendasar. Sekalipun pada dasarnya sama dengan skripsi, tesis lebih dalam, tajam, dan dilakukan mandiri.
SKRIPSI
istilah yang digunakan di Indonesia untuk mengilustrasikan suatu karya tulis ilmiah berupa paparan tulisan hasil penelitian sarjana S1 yang membahas suatu permasalahan/fenomena dalam bidang ilmu tertentu dengan menggunakan kaidah-kaidah yang berlaku.
1.Untuk bidang pendidikan, skripsi terarah pada eksplorasi atau pemecahan masalah pendidikan.
2. Untuk bidang non-kependidikan, skripsi terarah pada permasalahan bidang keilmuan yang sesuai dengan program studi mahasiswa.
3. Ditulis atas dasar hasil pengamatan dan observasi lapangan atau penelaahan pustaka.
4. Ditulis dalam bahasa Indonesia yang baik dan benar

*Pada skripsi gelar yang akan di dapat adalah sarjana (S1)

*karya tulis (ilmiah) mahasiswa untuk melengkapi syarat mendapatkan gelar sarjana (S1). Bobotnya 6 satuan kredit semster (SKS) dan dalam pengerjakannya dibantu dosen pembimbing. Dosen pembimbing berperan ‘mengawal’ dari awal sampai akhir hingga mahasiswa mampu mengerjakan dan mempertahankannya pada ujian skripsi.

Skripsi ditulis berdasarkan pendapat (teori) orang lain.  Pendapat tersebut didukung data dan fakta empiris-objektif, baik berdasarkan penelitian langsung; observasi lapanagn atau penelitian di laboratorium, atau studi kepustakaan. Skripsi menuntut kecermatan metodologis hingga menggaransi ke arah sumbangan material berupa penemuan baru.


CONTOH :

DISERTASI

Tita Meirina Djuwita
(Administrasi Pendidikan)

PENGARUH STRATEGI PENGEMBANGAN DOSEN PERGURUAN TINGGI DAN MOTIF BERPRESTASI TERHADAP PRODUKTIVITAS KERJANYA
(Suatu Studi Pada Tenaga Edukatif di Lingkungan Kopertis Wilayah IV Jawa Barat)
Penelitian ini dimaksudkan untuk mengetahui fenomena-fenomena dan gambaran berbagai aspek yang berkaitan dengan strategi dosen dan motif berprestasi, dan bertujuan untuk menjelaskan seberapa besar pengaruhnya terhadap produktivitas kerja dosen di Kopertis Wilayah IV strategi pengembangan dosen ditelaah melalui misi, tujuan, sasaran, nilai. Perencanaan dan analisis lingkungan, implementasi dan evaluasi, motif berprestasi ditelaah melalui dorongan dan aktivitas memperoleh hasil, antisipasi terhadap pencapaian, tujuan, kemampuan menanggulangi hambatan, respon terhadap hasil yang dicapai. Sedangkan produktivitas kerja dosen ditelaah bukan hanya sekedar memenuhi kualifikasi pekerjaan, tetapi juga bermotivasi tinggi, mempunyai orientasi pekerjaan yang positif, dewasa, dapat bergaul dengan efektif.
Metode penelitian yang digunakan adalah eksplanatory survey dan data penelitian ini diungkap dengan menggunakan kuesioner sebagai teknik utama dan dilengkapi dengan teknik interview, sedangkan untuk data sekunder ditelusuri melalui peraturan yang berlaku, laporan tahunan serta arsip dari dokumen lainnya. Responden penelitian adalah dosen kopertis wilayah IV yang diambil melalui sampel untuk mewakili populasi sebanyak 123 orang dosen dari berbagai perguruan tinggi swasta di lingkungan kopertis wilayah IV dan diambil secara Stratified Random Sampling yang dilakukan berdasarkan golongan pegawai. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi pengembangan dosen dan motif berprestasi tergolong ke dalam kategori cukup tinggi. Hasil pengujian statistik persubvariabel dan strategi pengembangan dosen yaitu sasaran, implementasi dan evaluasi berpengaruh sebesar 50,9% terhadap produktivitas kerja. Sedangkan subvariabel dari motif berprestasi yaitu dorongan dan aktivitas mencapai hasil berpengaruh sebesar 54,5% terhadap produktivitas kerja. Adapun strategi pengembangan dosen secara total berpengaruh positif sebesar 24,96% terhadap produktivitas kerja, motif berprestasi berpengaruh positif sebesar 42,96% terhadap produktivitas kerja. Dengan demikian strategi pengembangan dosen dan motif berprestasi secara bersama berpengaruh positif terhadap produktivitas dosen kopertis wilayah IV, sebesar 67,92%.
Berdasarkan hasil temuan di atas dapat direkomendasikan bahwa Pimpinan perguruan tinggi swasta dan koordinator Kopertis Wilayah IV akan meningkatkan produktivitas kerja dosen dalam bidang pendidikan dan pengajaran, penelitian dan pengabdian masyarakat hendaknya memberikan peluang untuk melanjutkan pendidikan formal (S2, S3) dan pelatihan- pelatihan yang sesuai bidang keahliannya, meningkatkan kebutuhan motif berprestasi serta adanya pengembangan eksternal untuk melihat kebutuhan pembangunan masyarakat.

TESIS

SARI
Sulasmiyati, Tri. 2007. Pengaruh Motivasi Kerja dan Kompetensi Profesional Guru terhadap Proses Pembelajaran di SMP Negeri Kota Semarang. Tesis. Program Studi Manajemen Pendidikan. Pascasarjana. Universitas Negeri Semarang. Pembimbing: I. Prof.Soelistia,M.L.,Ph.D , II. Prof. DR.Rusdarti.
Kata Kunci: motivasi, kompetensi profesional, dan pembelajaran
Studi dalam penelitian ini mengenai pengaruh motivasi kerja dan kompetensi profesional guru terhadap proses pembelajaran di SMP Negeri di Kota Semarang. Masalah yang diangkat dalam penelitian ini adalah : (1) Seberapa besar pengaruh motivasi kerja terhadap proses pembelajaran di SMP Negeri Kota Semarang, (2) Seberapa besar pengaruh kompetensi profesional guru terhadap proses pembelajaran di SMP Negeri Kota Semarang,dan (3) Seberapa besar pengaruh motivasi kerja dan kompetensi profesional guru terhadap proses pembelajaran di SMP Negeri Kota Semarang.
Dalam penelitian ini menggunakan analisis regresi ganda. Analisis ini digunakan untuk mengetahui besar pengaruh variabel motivasi kerja sebagai variabel independen terhadap proses pembelajaran sebagai variabel dependen dan variabel kompetensi profesional guru sebagai variabel independen terhadap proses pembelajaran sebagai variable dependen serta untuk mengetahui pengaruh variabel motivasi kerja dan kompetensi profesional guru sebagai variabel independen terhadap proses pembelajaran sebagai variable dependen. Jumlah sampel yang diambil 206 responden dengan teknik proporsional stratified random sampling dan menggunakan kuesioner untuk memperoleh data.
Hasil analisis deskriptif menunjukkan bahwa motivasi kerja guru-guru di SMP Negeri di Kota Semarang termasuk baik. Kompetensi profesional guru SMP Negeri di Kota Semarang baik dan proses pembelajaran di SMP Negeri Kota Semarang baik. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa motivasi kerja berpengaruh signifikan terhadap proses pembelajaran di SMP Negeri Kota Semarang yang dibuktikan dengan hasil uji T sebesar 4,571 lebih besar dari t tabel (1,660) dan memiliki pengaruh sebesar 31,7%. Kompetensi profesional guru berpengaruh signifikan terhadap proses pembelajaran dengan dibuktikan dengan uji T sebesar 2,040 lebih besar dari t table (1,660) dan memiliki pengaruh sebesar 28,4%. Sedangkan hasil variabel motivasi kerja dan kompetensi profesional guru berpengaruh signifikan secara simultan terhadap proses pembelajaran yang dibuktikan dengan uji F sebesar 12,343 lebih basar dari F table 3,09 dan memiliki pengaruh sebesar 60,1%. Melihat masing-masing variabel memiliki pengaruh yang signifikan maka disarankan guru-guru SMP Negeri di Kota Semarang untuk meningkatkan motivasi kerja dan kemampuan profesionalnya untuk dapat meningkatkan mewujudkan proses pembelajaran.

SKRIPSI

ABSTRAK
FITRI SUSANTO. Penaklukan Kota Suci Jerusalem Pada Masa Kekhalifahan Umar Bin Khattab dan Pengaruhnya Terhadap Dunia Islam. Skripsi. Yogyakarta. Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas PGRI Yogyakarta, Juni 2013.
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan secara umum mengenai peristiwa penaklukan kota suci Jerusalem yang dilakukan oleh Islam, khususnya pada masa kekhalifahan Umar bin Khattab serta perkembangan kota Jerusalem setelah jatuh ke pangkuan Islam. Metode penelitian yang digunakan dalam penyusunan skripsi ini didasarkan pada tipe penelitian deskriptif analitik, yang bersifat menggambarkan secara jelas dan terperinci terhadap masalah yang diteliti, mencatat, menganalisis, serta menginterprestasikan kondisi-kondisi yang ada di lapangan berdasarkan sumber. Sementara teknik pengumpulan data yang penulis gunakan adalah studi pustaka dengan menggunakan jenis data sekunder yang berasal dari berbagai literatur yang berkaitan dengan penelitian sebagai penunjang penyelesaian skripsi ini.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa Jerusalem menjadi kota kontroversi  dan rebutan berbagai kaum karena merupakan kota yang berhubungan dengan tiga agama samawi (Yahudi, Kristen, dan Islam). Bagi kaum Yahudi, Jerusalem merupakan simbol kejayaan masa lalu mereka dan menjadi harapan bagi masa depan Yahudi. Bagi umat Kristen, Jerusalem merupakan kota sakral, karena di kota inilah Jesus menyampaikan khotbah terakhirnya, di tempat ini pula Jesus mengalami penyiksaan, mati, dan kemudian bangkit dari kematian. Sementara bagi umat Islam, Jerusalem dianggap sebagai tanah suci ketiga setelah Makkah dan Madinah, selain pernah menjadi kiblat bagi umat muslim pada masa permulaan Islam, kota ini juga menjadi saksi perjalanan Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW.
Kedatangan Islam ke Jerusalem merupakan sebuah peristiwa penting dalam sejarah dunia. Islam merupakan penakluk kota Jerusalem yang paling damai dan tanpa adanya pertumpahan darah. Pada perkembangannya peradaban Jerusalem banyak diwarnai dengan bangunan-bangunan yang bercorak Islam seperti: Masjid Umar, Dome Of The Rock, dan Masjid Al-Aqsho. Cita-cita luhur khalifah Islam kedua yakni Umar bin Khattab dalam mengagungkan manusia dan kemanusiaannya telah mewujudkan keharmonisan dalam masyarakat Jerusalem. Pada masa tersebut kota Jerusalem memiliki penduduk yang beraneka suku, ras, maupun agama. Mereka hidup saling berdampingan tanpa ada permusuhan antar umat beragama. Namun pada perkembangannya Jerusalem menjadi rebutan bagi ketiga agama samawi yang masing-masing merasa lebih berhak atas kota tersebut khususnya setelah kekhalifahan bani Umayyah berakhir pada tahun 750. Dari sejarah Jerusalem kita bisa mengambil hikmah dan pelajaran bahwa memang sejak awal Tuhan telah menciptakan perbedaan. Seharusnya perbedaan dapat kita jadikan sebagai kekuatan dan kekayaan untuk mewujudkan keharmonisan dalam berbangsa, bernegara, dan beragama, mewujudkan kedamaian dunia, serta meningkatkan peradaban manusia.